Belanda Terancam Senjata Sendiri?

rnw.nl, 27 November 2010, John Tyler - Empat fregat buatan Italia mengangkasa dari kota pelabuhan Puerto Cabello di Venezuela di tengah malam. Mereka memimpin armada meliputi kapal pendarat amphibi serta kapal-kapal servis, untuk melakukan invasi ke Aruba, Bonaire, dan Curacao, gugusan kepulauan Belanda di Karibia. 'Perang Malvinas' Belanda sudah dimulai.

[...]

Tapi peneliti Frank Slijper dari kelompok Hentikan Perdagangan Senjata mengatakan pemerintah Belanda melanggar pedomannya sendiri.

"Menurut kami dalam sejumlah besar kasus penjualan senjata kriteria yang seharusnya diberlakukan tidaklah dipenuhi dan peraturan seringkali digunakan sebagai kedok."

Memperkuat Chavez
Hentikan Perdagangan Senjata mengeluarkan laporan bernama ' Retorika atau Pembatasan' yang berisi contoh-contoh negara di seluruh Uni Eropa yang melanggar pedoman Uni Eropa. Sikap bersama Uni Eropa adalah bahwa perdagangan senjata tidak boleh mengancam stabilitas kawasan atau merugikan pembangunan ekonomi dan sosial.

Dalam kasus Venezuela, Slijper mengatakan, kontrak yang diberikan kepada Thales bisa mengancam stabilitas kawasan dengan meningkatkan kemampuan militer Venezuela di atas negara-negara lain di kawasan itu.

Namun penjualan itu bahkan melanggar prinsip-prinsip dasar 'jangan mempersenjatai musuh potensial'.

"Situasi yang sangat ganjil karena Belanda dalam hal ini memasok senjata yang kemungkinan bisa digunakan melawan kepentingan Belanda sendiri."

[...]

http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/belanda-terancam-senjata-sendiri